You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pembangunan Polder Gandaria City dan Tanjung Barat Ditarget Rampung April
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pembangunan Polder Gandaria City dan Tanjung Barat Ditarget Rampung April

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mempercepat pembangunan polder atau kolam retensi di dua lokasi yakni kawasan Gandaria City dan Tanjung Barat. Pembangunan infrastruktur pengendali banjir ini diharapkan secara signifikan dapat mengurangi genangan yang disebabkan hujan deras.

Bobot pekerjaan di dua lokasi tersebut mencapai 90 persenan

Progres pembangunan polder di dua lokasi tersebut saat ini sudah mencapai 90 persen.

Pj Gubernur Heru Pastikan Peralatan di Rumah Pompa Ancol Berjalan Optimal

Ketua Sub Kelompok Pengendalian Banjir Dinas SDA DKI Jakarta, Ericson Indra Pulungan merinci lokasi pekerjaan di Kawasan Gandaria berada di Jalan Arteri Pondok Indah. Sedangkan Kawasan Tanjung Barat mencakup Jalan Lenteng Agung Raya, Jalan Nangka Raya dan Jalan TB Simatupang.

Dia menyampaikan, untuk polder Kawasan Gandaria City saat ini sedang dilakukan pembangunan storage di Jalan Akses Mal Gandaria City sepanjang 120 meter.

“Selain itu dilakukan perbaikan percabangan saluran di depan Prodia Jalan Arteri Pondok Indah,” ujar Ericson, Senin (4/3).

Sementara polder di Kawasan Tanjung Barat sedang dilaksanakan pembangunan saluran sepanjang kurang lebih 450 meter di Jalan Lenteng Agung Raya dan pembangunan storage sepanjang sekitar 400 meter di depan Mal Aeon Tanjung Barat.

Bersamaan dengan itu juga dilaksanakan pembangunan saluran bawah jalan di Jalan Nangka Raya sepanjang sekitar 250 meter. Selain itu juga dilaksanakan pembangunan saluran bawah tanah dengan metode jacking slury sepanjang kurang lebih 1.100 meter di Jalan TB Simatupang untuk mengalirkan air secara gravitasi langsung menuju Sungai Ciliwung.

Ericson menjelaskan, pekerjaan ini bertujuan mengatasi genangan yang kerap terjadi di Jalan Lenteng Agung, sehingga diharapkan dengan adanya proyek ini genangan yang ada di jalan dapat berkurang dengan signifikan.

“Selain itu, manfaat dari proyek ini yakni mereduksi debit banjir yang ke arah kawasan Poltangan,” ucap Ericson.

Diharapkan, dengan adanya polder atau kolam retensi dapat membantu mengatasi genangan yang kerap timbul di lokasi-lokasi tersebut.

“Bobot pekerjaan di dua lokasi tersebut mencapai 90 persenan. Rencana selesai awal April 2024 mendatang,” tandas Ericson.

Untuk diketahui, sistem polder adalah suatu metode penanganan banjir dengan kelengkapan bangunan sarana fisik yang meliputi saluran drainase, kolam retensi, dan apabila diperlukan pompa air yang dikendalikan sebagai satu kesatuan pengelolaan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1363 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye973 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye800 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye733 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye731 personTiyo Surya Sakti
close